PT. HKI Tidak Ganti Rugi Lahan Warga Sicincin Koto Hilalang, Akibat Proyek Tol Tambak Ikan Tawar Mati Terdampak Amdalnya

PADANG PARIAMAN – BIDIKHUKUM.COM

Protes Sejumlah warga melakukan aksi menutup dan palang jalan pengerjaan ruas jalan Tol Padang-Sicincin – Kapalo Hilalang, aksi pemblokiran Jalan Tol ini, dipicu karena kekecewaan Masyarakat terhadap pemerintah khususnya HKI yang hingga kini belum membebaskan ganti rugi lahan warga.

Tuntutan masyarakat meminta kepada pemerintah dan instansi terkait serta pemilik proyek Tol PT HKI, supaya dapat segera mengganti rugi, dari dampak amdal ( Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) pembangunan, jalan tol Padang-Sicincin- Kapalo Hilalang yang terkena tambak ikan warga.

Dalam aksi, masyarakat menuntut penyelesaian dampak pembangunan tol yang hingga kini belum diselesaikan.
Akibatnya, dampak tol tersebut kolam Ikan dan sawah mereka rusak, yang membuat matinya mata pencarian masyarakat.

Aksi Demo dilakukan oleh masyarakat, ninik mamak dan warga yang terdampak pembangunan jalan Tol, di dihadiri oleh Kapolsek 2×11 Enam Lingkung AKP Nofrizal Chan.

Afrizen Dt Rang Kayo Mulie sebagai Tokoh masyarakat nagari Kapalo Hilalang mengatakan “sudah berulang kali dan sudah pernah juga dirapatkan pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yang diwakili Syafrizal Ucok, Sudah 5 bulan berlalu sampai saat ini tidak ada juga itikad baik dari Perusahaan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) dan Pemerintah Provinsi”. Tegasnya

Dt Rangkayo Mulie minta pada perusahan PT HKI yang punya hati nurani melihat derita warga yang mata pencaharian rusak terdampak pekerjaan tol, yang dialami oleh petani kolam air deras, aksi demo yang dilakukan warga untuk menghentikan sementara pekerjaan ini agar ada jawaban yang jelas kepada kami”. Sambungnya.

Kordinator lapangan Erikson Madiar mengatakan “Selesaikan masalah ini setuntas tuntasnya kalau tidak proyek tetap kami hentikan sementara sampai masalah keluhan kami selesai”. Ungkapnya saat diwawancarai Wartawan.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *